Tampilkan postingan dengan label Cerita Dewasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Dewasa. Tampilkan semua postingan

Cerita Dewasa Hot - Ngentot dengan Teman Kosku

Cerita Dewasa Hot - Ngentot dengan Teman Kosku - diawali dari Kamarku yang berada di pojok dekat gudang, lalu di samping gudang ada halaman kecil kira-kira 30 meter persegi, tempat terbuka dan tempat untuk menjemur pakaian. Tanah ibu kostku in cukup luas, kira-kira hampir 50 X 100 m. Ada banyak pohon di samping rumah, di samping belakang juga. Di depan kamarku ada pohon mangga besar yang cukup rindang.
 
tante binal ngentot Rasanya nasib baik berpihak padaku. Sejak saat itu, kalau aku berpapasan dengan Sari atau berbicara, aku dapat menangkap gejolak nafsu di dadanya juga. Kami makin akrab. Ketika kami berbelanja kebutuhan Puasa di supermarket, kukatakan terus terang saja kalau aku sangat menginginkannya. Sari diam saja dan memerah lagi, dapat kulihat walau tertunduk.
Aku mengajaknya menikmati malam Minggu tengah malam kalau dia mau. Aku akan menunggu di halaman dekat kamarku, kebetulan semua teman-teman kostku pulang kampung. Yang satu ke Solo, istrinya di sana, tiap Sabtu pasti pulang. Yang satunya pulang ke Temanggung, persiapan Puasa di rumah.

Aku harus siapkan semuanya. Kusiapkan tempat tidurku dengan sprei baru dan sarung bantal baru. Aku mulai menata halaman samping, tapi tidak begitu ketahuan. Ahh, aku ingin menikmati tubuh Sari di halaman, di meja, di rumput dan di kamarku ini. Betapa menggairahkan, seolah aku sudah mendapat jawaban pasti.

Sabtu malam, malam semakin larut. Aku tidur seperti biasanya. Juga semua keluarga ibu kost. Aku memang sudah nekat kalau seandainya ketahuan. Aku sudah tutupi dengan beberapa pakaian yang sengaja kucuci Sabtu sore dan kuletakkan di depan kamarku sebagai penghalang pandangan. Tidak lupa, aku sudah menelan beberapa obat kuat/perangsang seperti yang diiklankan.

Tengah malam hampir jam setengah satu aku keluar. Tidak kulihat Sari mau menanggapi. Kamarnya tetap saja gelap. Seperti biasa, aku mulai melepasi bajuku sampai telanjang, tangan kiriku memegangi tiang jemuran dan tangan kananku mengocok penisku. Sambil kusebut nama Sari, kupejamkan mataku, kubayangkan sedang menikmati tubuh Sari. Sungguh mujur aku waktu itu. Di tengah imajinasiku, dengan tidak kuketahui kedatangannya, Sari telah ada di belakangku.


Tanpa malu dan sungkan dipeluknya aku, sementara tanganku masih terus mengocok penisku. Diciuminya punggungku, sesekali digigitnya, lalu tangannya meraih penisku yang menegang kuat.

“Sari.. Sari.. achh.. achh.. nikmatnya..!” desahku menikmati sensasi di sekujur penisku dan tubuhku yang terangkat tergelincang karena kocokan tangan Sari.
“Uhh.. achh.. Sari, Sari.. ohhh.. aku mau keluar.. ohh..” desahku lagi sambil tetap berdiri.
Kemudian kulihat Sari bergerak ke depanku dan berlutut, lalu dimasukkannya penisku ke mulutnya.
“Oohhh Sari… Uhh Sariii.., Saarrii… Nikmat sekali..!” desahku ketika mulutnya mengulumi penisku kuat-kuat.
Akhirnya aku tidak dapat menahannya lagi, crott.. crot.. crot.., spemaku memenuhi mulut Sari, membasai penisku dan ditelannya. Ahh anak ini sudah punya pengalaman rupanya, pikirku.
Lalu Sari berdiri dengan mulut yang masih menyisakan spermaku, aku memeluknya dan menciuminya. Ahh.., kesampaian benar cita-citaku menikmati tubuhnya yang putih, lembut, sintal dan buah dadanya yang menantang.

Kulumati bibirnya, kusapu wajahnya dengan mulutku. Kulihat dia memakai daster yang cukup tipis. BH dan celana dalamnya kelihatan menerawang jelas. Sambil terus kuciumi Sari, tanganku berkeliaran merayapi punggung, dada dan pantatnya. Ahh.. aku ingin menyetubuhi dari belakang karena sepertinya pantatnya sangat bagus. Aku segera melepaskan tali telami dasternya di atas pundak, kubiarkan jatuh di rumput.
Ahh.., betapa manis pemandangan yang kulihat. Tubuh sintal Sari yang hanya dibalut dengan BH dan celana dalam. Wahhh.., membuat penisku mengeras lagi. Kulumati lagi bibirnya, aku menelusuri lehernya.
“Ehh.., ehhh..!” desis Sari menikmati cumbuanku.
“Ehh.., ehhh..!” sesekali dengan nada agak tinggi ketika tanganku menggapai daerah-daerah sensitifnya.

Kemudian kepalanya mendongak dan buah dadanya kuciumi dari atas. O my God, betapa masih padat dan montok buah dada anak ini. Aku mau menikmatinya dan membuatnya mendesis-desis malam ini. Tanganku yang nakal segera saja melepas kancing BH-nya, kubuang melewati jendela kamarku, entah jatuh di mana, mungkin di meja atau di mana, aku tidak tahu. Uhhh.., aku segera memandangi buah dada yang indah dan montok ini. Wah luar biasa, kuputari kedua bukitnya. Aku tetap berdiri. bergantian kukulumi puting susunya. Ahh.., menggairahkan.

Terkadang dia mendesis, terlebih kalau tangan kananku atau kiriku juga bermain di putingnya, sementara mulutku menguluminya juga. Tubuhnya melonjak-lonjak, sehingga pelukan tangan kanan atau kiriku seolah mau lepas. Sari menegang, menggelinjang-gelinjang dalam pelukanku. Lalu aku kembali ke atas, kutelusuri lehernya dan mulutku berdiam di sana. Tanganku sekarang meraih celana dalamnya, kutarik ke bawah dan kubantu melepas dari kakinya. Jadilah kami berdua telanjang bulat.

Kutangkap kedua tangan Sari dan kuajak menjauh sepanjang tangan, kami berpandangan penuh nafsu di awal bulan ini. Kami sama-sama melihat dan menjelajahi dengan mata tubuh kami masing-masing dan kami sudah saling lupa jarak usia di antara kami. Penisku menempel lagi di tubuhnya, enak rasanya. Aku memutar tubuhnya, kusandarkan di dadaku dan tangannya memeluk leherku.

Kemudian kuremasi buah dadanya dengan tangan kiriku, tangan kananku menjangkau vaginanya. Kulihat taman kecil dengan rumput hitam cukup lebat di sana, lalu kuraba, kucoba sibakkan sedikit selakangannya. Sari tergelincang dan menggeliat-geliat ketika tanganku berhasil menjangkau klitorisnya. Seolah dia berputar pada leherku, mulutnya kubiarkan menganga menikmati sentuhan di klitorisnya sampai terasa semakin basah.
Kubimbing Sari mendekati meja kecil yang kusiapkan di samping gudang. Kusuruh dia membungkuk. Dari belakang, kuremasi kedua buah dadanya. Kulepas dan kuciumi punggungnya hingga turun ke pantatnya. Selangkangannya semakin membuka saja seiring rabaanku.

Setelah itu aku turun ke bawah selakangannya, dan dengan penuh nafsu kujilati vaginanya. Mulutku menjangkau lagi daerah sensitif di vaginanya sampai hampir-hampir kepalaku terjepit.
“Oohh.., ehh.., aku nggak tahan lagi.., masukkan..!” pintanya.
Malam itu, pembaca dapat bayangkan, aku akhirnya dapat memasukkan penisku dari belakang. Kumasukkan penisku sampai terisi penuh liang senggamanya. Saat penetrasi pertama aku terdiam sebelum kemudian kugenjot dan menikmati sensasi orgasme. Aku tidak perduli apakah ada yang mendengarkan desahan kami berdua di halaman belakang. Aku hanya terus menyodok dan menggenjot sampai kami berdua terpuaskan dalam gairah kami masing-masing.

Aku berhasil memuntahkan spermaku ke vaginanya, sementara aku mendapatkan sensasi jepitan vagina yang hebat ketika datang orgasmenya. Aku dibuatnya puas dengan kenyataan imajinasiku malam Minggu itu. Sabtu malam atau minggu dini hari yang benar-benar hebat. Aku bersenggama dengan Sari dalam bebrapa posisi. Terakhir, sebelum posisi konvensioal, aku melakukan lagi posisi 69 di tempat tidur.
Ahh Sari, dia berada dalam pelukanku sampai Minggu pagi jam 8 dan masih tertidur di kamarku. Aku bangun duluan dan agak sedikit kesiangan. Ketika melihat ke luar kamar, ohh tidak ada apa-apa. Kulihat kedua cucu ibu kostku sedang bermain di halaman. Mereka tidak mengetahui di tempat mereka bermain itu telah menjadi bagian sejarah seks hidupku dan Sari.
Pembaca, itulah pengalamanmu dengan Sari di kost. Aku sudah dua malam Minggu bersamanya. Betapa hebat di bulan ini. Aku bisa, aku bisa.. dan mau terus berburu lagi. Ahh.., hidup memang menggairahkan dengan seks, dengan wanita.http://www.spotmenarik.com
readmore »»  

Cerita Dewasa Hot - Ngentot Dengan Pacar Temanku

tante binal ngentot Cerita Dewasa Ngentot Dengan Pacar TemankuCerita Dewasa Hot - Ngentot Dengan Pacar Temanku - Cerita Dewasa, cerita panas, cerita hot terbaru menceritakan pengalaman seks ku dengan pacar temanku. Jadi begini cerita sex yang akan aku ceritakan pada teman-teman semua. Sudah aku lama aku mempunyai sahabat baik atau best friend,Salah satu best friendku yang paling suka adalah reza,Dia selalu ngerti apa yang aku mau apa yang aku galaukan dan aku pedihkan.Setiap hari kita bisa bertutur sapa memang karena rumah aku dan rumah dia bersebelahan,Sejak kecil bahkan bisa dibilang selalalu menghabiskan masa bermain nya dengan dia.Hingga kami berdua berinjak dewasa dan mengenal cinta hubungan pertemanan kami masih tetep terjalain baik.Hingga kami sepakat untuk menjalin Hubungan pertemanan ini sampai kapan pun.Ibarat Bulan tanpa bintang’serasa kelam dan gelap bumi ini jika malam menjelang” Reza adalah temanku dan dia kadang bisa mengerti keadaanku karena dia telah cukup lama berteman dan mengerti semua tentang aku,begitupun sebaliknya.Tidak usah banyak ngomel aku adalah Tommy umur gwe skarang 21 tahun.. ya mungkin masih masih muda ya. awalnya waktu gwe masih duduk di bangku SMA.. ya gwe waktu SMA lumayan di pandanglah karna gwe dari kalangan orang berada (punya uang) dan juga tampang yang gak jelek2 banget. Inilah awal dimana cerita dewasa ini akan dimulai. Gue di sekolah punya banyak temen dan seseorang bernama Reza. Reza temen dekat gwe dari SMP. gwe punya pacar namanya Donna dan Donna punya teman bernama Lisa. Lisa adalah pacarnya reza. hubungan gwe ama Donna baik2 saja malah dibilang jarang bekelahi dan adu mulut. yang pasti romantis banget deh. Hungungan Reza dengan Lisa kebalikan dari hubungan gwe. mreka sering banget berantem karna Lisa dikenal dengan cwe yang cukup seksi, genit dan juga suka mempermainkan cwo. sebenarnya mrereka sering berkelahi karna Reza sering melarang Lisa untuk inilah.. itulah.. ya pokoknya banyaklah.. ya gwe tau itu karna Reza sayang ama Lisa dan Reza juga sadar Lisa harus meninggalkan kebiasaan lamanya karna dia skarang sudah milik Reza. walaupun mereka sering berantem sebenarnya Lisa juga sayang banget sama Reza. itu gwe bisa tau karna Lisa sering banget curhat ama gwe.. kalo Lisa lagi curhat dia biasanya cuma mau gwe doang yang dengerin dan dia gak mau ada orang lain.. jadi Lisa sering banget main kerumah gwe. saking seringnya Lisa curhat ama gwe Reza dan Donna gak curiga ama hubungan gwe ma Lisa.

hubungan gwe ama Lisa diawali waktu Reza berantem sehabis pulang skolah dengan Lisa.. saat itu jam istirahat gwe liat Reza ama Lisa berantem di kantin dan setelah itu Reza langsung bolos sekolah dengan alasan sakit ke guru piket agak bisa pulang. Biasanya kalo pulang sekolah Lisa, Donna dan Reza pulang sama gwe.. karna kebetulan gwe bawa mobil. Tp siang itu Reza gak sama2 ama gwe karna dia pulang duluan dan gwe gak tau dia kemana karna HP dia matiin. saat pulang, biasanya gwe anterin Lisa dulu baru Donna terakhir tp saat itu Lisa minta ijin ke Donna mau curhat ama gwe jadi dia mau Donna duluan yang di anterin pulang bari Lisa terakhir karna dia mau ngobrol ama gwe di mobil berdua aja. ya tanpa cemburu Donna kasih ijin ke gwe.

Pas gwe udah anterin Donna pulang Lisa bilang dia maunya curhat dirumah gwe aja.. rumah gwe selalu kosong cuma ada pembatu aja karna nyokap bokap biasanya pulang kerja jam 8 malah.. malah bisa2 gak pulang atau tugak ke luar kota (sering tugas luar). ya sudah gwe ajak aja Lisa kerumah gwe tanpa ada pikiran macam2 karna setau gwe Lisa cuma mau curhat.

pas sampai dirumah gwe suruh Lisa duduk diruang TV sambil nunggu gwe ganti baju dikamar. pas gwe masuk kamar ya biasalah lelaki ngeliat gambar bokep dikit langsung ngaceng.. hehehehehe. karna gwe dah ngaceng gwe pikir tanggung deh gwe coli aja dlu di kamar abis itu baru curhat. karna biasanya gwe jarang kunci pintu jadi pintu gak gwe kunci.. mungkin karna gwe kelamaan di kamar Lisa gak ketok pintu dia langsung aja masuk dan ngeliat gwe tanpa baju ama celana.. ya serentak gwe kagetlah!! saking kagetnya burung gwe loyo lagi deh!!! dalem hati gwe malu abis ama Lisa.. tp saat itu Lisa tiba2 berubah.. lisa bilang ih Tommy… ngapain tuh?? gwe tungguin dari tadi di luar malah main burung di kamar.. kalo lagi main burung ajak2 donk!!! (sambil bercanda).

ah enggak kok Lis, gwe cuma capek aja tadi di sekolah.. (udah gak tau mau bilang apa). ya ampun Tom…. ngaku aja deh ma gwe… kaya gwe orang lain pake boong segala??? (sambil senyum dan ketawa). ya udah deh Tom gwe mau curhat nih.. nungguin loe main burung kelamaan ah!! ya udah gwe mau pake baju dulu… loe keluar donk Lis… udah ah loe gak usah pake baju Tom gwe pengen ketawa liat loe bugil… ah gila loe Lis, keluar dulu donk.. enggak kok.. gwe gak bakal bilang siapa2…

saking lamanya gwe basa basi ama Lisa ya udah gwe mulai tanya ama Lisa, emang loe berantem knapa sih ama Reza tadi di kantin?? Lisa Jawab, cuma gara2 tadi di kantin lupa pake pin kemeja Tom jadi BH gwe keliatan dari sela-sela kancing kemeja… pas gwe perhatiin, ah enggak juga kok Lis.. gak keliatan… Ya iyalah kalo gwe berdiri gak keliatan.. nih liat ya gwe duduk.!! Pas Lisa duduk, Woww!!! bener2 keliatan Buah dadanya Lisa… ya gwe akui dada Lisa lebih gede dari dada cwe gwe.. tp tampang masih cakepan cwe gwe.. ya kalo di bandingin gak beda jauh2 banget lah ma Lisa… karna gwe liat dada Lisa burung gwe jadi bangun lagi dan siap berkicau… saat itu Lisa ketawa gara2 gwe megangin burung gwe… Lisa bilang, knapa Tom kok di pegangin??? takut terbang ya?? ah loe bisa aja Lis!!!! udah jangan di pegangin Tom nanti kalo terbang gwe yang tangkepin deh!!! gwe gak tau ada setan apa di pikiran gwe tanpa pikir panjang gwe langsung sambung kata2 lisa… bener nih kalo terbang mau loe tangkepin Lis?? iya suer deh gwe tangkepin… kalo kabur gwe gak dapet apa2 donk?? gwe pura2 bego nanya ke Lisa, maksud loe gak dapet apa2 apaan Lis?? tiba2 Lisa senyum trus duduk samping gwe… dia megang gantiin tangan gwe yang lagi megangin burung yang siap berkicau.. ih Tom, punya loe gede juga ya?? gak kaya punya Reza kecil banget!! dalam hati gwe mikir, apa yang terjadi ya udahlah terjadilah… gwe dah gak mikirin cwe gwe lagi ama temen baik gwe Reza..

ya iyalah gede… emang muat Lis di lobang loe?? yeee yang sempit kan makin enak Tom?? masa sih Lis? boleh nih gwe tes?? silahkan lah kalo loe mau.. tp pelan2 ya.. masih perawan nih gwe..!! (sambil bercanda ngomongnya). tanpa gwe suruh tiba2 lisa memasukan mulutnya ke ke burung gwe… ah… nikmat banget deh pokoknya!! gak gwe sangka isapan Lisa lebih hebat dari pada Donna…. ah Lisss… loe hebat ya soal isep2?? Lisa gak bilang apa2… dia terus aja karaoke di penis gwe… ya karna gwe juga bisa ngerti kebutuhan cwe gwe suruh Lisa tidur di tempat tidur dan gwe mulai memainkan bibir memeknya… wah!! ternya udah basah!!! ya gwe gak pikir2 lagi terus aja gwe jilat terus… Tom…. enak banget sih…… terus Tom… terussss…. ahhh.. arghh…. Lisa mendesah tanpa karuan.. itu membuat gwe makin ganas memainkan memeknya… memeknya gwe sedot ampe dalem2.. ah Tommy…. loe nakal banget sih…. enak ya Donna bisa dapettin loe?? loe emang perfect bgt deh Tom!! ahhh.. Tom.. gwe udah gak tahann…. ayo donk.. masukin aja jangan di jilat terus…. ya udah gwe langsung masukin burung gwe ke liang kenikmatan…. gwe masukin pelan2… gwe enjot… gwe enjot lagi… dah… ah!!! masuk semua…. Lisa makin hot dengan goyangan badannya karna Lisa udah terangsang banget!! Tom, punya loe gede banget!! makasih ya Tom… udahlah Lis, yang penting loe bisa seneng gak sedih kaya tadi.. iyaaa To….m…m… ah Tomm…mm.m… lebih cepat goyangnyaaa….. gwe udah gak tahann…. Tommm..mm…y… trusss… terus Tom..!!! Lisss… gwe juga udah mau keluar nih…… gwe buang dimana nanti?? sambil mendesah Lisa bilang kalo udah mau keluar bilang ya Tom… nanti gwe isep lagi terus loe buang di dalem mulut gwe aja… jangan di memek gwe… iyaaaaaa Liss…. ah.. Liss.. gwe dah mau keluar nih say……. dengan cepat Lisa langsung memasukan kontol gwe ke lubang mulutnya…. akhirnyaa.. cRooTTttt !!! gwe gak tau deh brapa kali peju gwe muncrat di mulutnya.. yang pasti banyak banget!! Peju gwe di telan semua ama Lisa….

Tom, gwe gak sangka… Loe liar banget ya?? (sambil senyum). ah loe bisa aja Lis… eh Lis, jangan ampe Donna tau ya?? iya Tommy sayang.. jangan ampe Reza tau juga.. ini rahasia kita berdua aja…

eh Tom, hmmm… lain kali kita bisa gini lagi gak Tom?? ya kapan aja Loe mau gwe siap kok… Tp jangan sampe ketau ama cwe gwe aja..

sambil ketaw Lisa bilang iya Tom loe tenang aja….

tanpa gwe sadar udah jam 6 sore.. gwe antar Lisa pulang dan besokan harinya gwe ama Lisa seperti biasa aja di sekolah… karna gwe tau Lisa bukan cwe baik2 melainkan cwe gampangan… sampe kebesokan harinya lagi gwe ama Lisa sering melakukan hubungan intim dengan alasan curhat di rumah gwe… skarang gwe udah putus ama Donna dan kita2 juga udah pada lulus.. kita gak satu kuliah tp gwe ama Donna sama satu tempat kuliah dan status Donna hanya teman gwe aja.. walaupun gwe ama Lisa udah beda tempat kuliah, gwe sering hubungi Lisa dan Lisa juga sering hubungi gwe… tiap gwe ketemuan ama Lisa kita selalu berhungan intim.. tp bukan karna cinta atau sayang.. hubungan kita berdua cuma sekedar Fun aja…Cerita Dewasa Ngentot Dengan Pacar Temanku
 
readmore »»  

Cerita Ngentot - Ngentot Memek Pembantuku Yang Seksi




"Ngentot Memek Pembantuku Yang Seksi "



Perkenalkan namaku Anthony, dan teman2 suka memaggil aku dengan Anton. Aku berasal dari kota Malang (Jawa Timur), dan kedua orang tuaku masih tinggal di sana. Umurku baru 25 tahun, dan saat ini sedang studi Master tahun terakhir di Melbourne (Australia).

Sejak lulus SMA aku langsung kuliah S1 di Jakarta, dan sempat bekerja selama setahun di Jakarta setelah lulus S1. Aku mendapat sponsor dari orang tua untuk melanjutkan pendidikan S2 di Australia. Aku memilih kota Melbourne karena banyak teman-temanku yang menetap di sana.

Di pertengahan bulan November 2004 adalah awal dari liburan kuliah atau di Australia sering disebut dengan Summer holiday (liburan musim panas). Summer holiday di Australia biasanya maksimum selama 3 bulan lamanya. Saat itu adalah pertama kali aku pulang ke tanah air dari studi luar negeri. Rindu sekali rasanya dengan makanan tanah air, teman-teman, dan orang tua.

Saat itu aku pulang dengan pesawat Singapore Airlines dengan tujuan akhir Bandara Juanda, Surabaya. Aku tiba di Surabaya sekitar pukul 11 pagi, dan terlihat supir utusan ayah sudah sejak jam 10 pagi menunggu dengan sabar kedatanganku.

Ayah dan ibu tidak menjemputku saat itu karena hari kedatanganku tidak jatuh pada hari Sabtu atau Minggu, ditambah lagi dengan macetnya lalu lintas akibat banjir lumpur di kota Porong yang membuat mereka malas untuk ikut menjemputku di bandara.

Wajah supirku sudah tidak asing lagi denganku, karena supir kami ini sudah bekerja dengan ayah sejak aku berumur 5 tahun. Dia sudah aku anggap seperti pamanku sendiri. Aku sangat menghormatinya meskipun pekerjaannya hanya seorang supir.

Aku sempat mencari makan di kota Surabaya. Tempat favoritku tetap di restoran kwee tiau Apeng. Suasana restoran nampak tidak ramai, mungkin masih pagi hari. Di malam hari terutama di malam minggu, restoran ini akan penuh dengan antrean panjang.

Seabis makan, aku meminta supirku untuk langsung jos pulang ke Malang. Badanku terasa letih sekali karena perjalanan yang panjang. Sepanjang perjalanan kami menghabiskan waktu mengobrol santai. Bahasa jawa supirku masih terkesan medok sekali.

Dahulu semasa sma, bahasa jawaku juga lumayan medok. Tetapi sejak kuliah di Jakarta, aku jarang memakai bahasa jawaku, sehingga terkesan sedikit luntur. Tapi setiap kata-kata jawa yang terucap oleh supirku masih bisa aku mengerti 100%, hanya saja aku membalasnya dengan separuh jawa separuh bahasa Indo.

Kemacetan lalu lintas akibat banjir lumpur di kota Porong sempat menyita perjalanan pulang kami. Aku tiba di rumahku di kota Malang sekitar jam 4 sore. Sesampai di gerbang rumah, supirku menekan klakson, memberi peringatan orang di dalam rumah untuk membuka pintu gerbang.

Tak kurang dari 2 menit, pintu gerbang terbuka dan aku membuka jendela mobilku memberi sapaan hangat kepada bibiku. Bibiku yang satu ini juga lama ikut dengan ayah dan ibu.

Bibiku ini bernama Tutik, dan sudah berumur sekitar 50 tahun lebih. Bibi Tutik jago sekali memasak masakan Indonesia. Makanan bibi yang paling aku rindukan selama aku kuliah di Jakarta dan Melbourne. Aku sudah membuat daftar panjang masakan Bibi Tutik selama 3 bulan liburan musim panas ini.

Setelah bersalaman dan bercanda ria dengan Bibi Tutik, tiba-tiba sosok gadis muda keluar dari pintu rumah memberikan salam kepadaku. Aku sempat tercengang oleh wajah cantik gadis yang masih terasa asing bagiku.

Ternyata gadis muda ini adalah pembantu rumah yang baru, karena pembantu sebelumnya telah menikah dan pindah bersama suaminya. Aku menafsir bahwa umur gadis ini sekitar 17 atau baru 18 tahun. Setelah diperkenalkan oleh Bibi Tutik, pembantu baruku ini bernama Yanti.

Yanti berperawakan sedang, sekitar 158 cm. Kulitnya sawo matang. Matanya hitam dan lebar sehingga tambak bersinar-sinar. Rambutnya hitam sebahu. Besar payudaranya bisa aku tafsirkan sekitar 32C. Pinggulnya mantap dan kakinya mulus tanpa ada borok. Wajahnya cantik berhidung mancung, hanya saja bibirnya sedikit tebal. Tapi mungkin itu yang membuatnya unik. Aku sempat tidak mengerti mengapa ibu bisa menemukan pembantu secantik ini.

Yanti membantuku membawa koper bagasiku masuk, dan menanyakan diriku apakah ada cucian atau pakaian kotor yang akan dicuci. Sepertinya Yanti telah diberi info oleh ibuku bahwa aku biasanya selalu membawa pakaian kotor sewaktu pulang dari Jakarta. Jadi tidak heran ibu bisa menduga bahwa aku pasti juga membawa baju kotor pulang.

Aku unpack 2 koper dan memisah-misahkan pakaian kotor dengan pakaian bersih, dan juga menata rapi oleh-oleh dari Australia. Aku sudah menyiapkan semua sovenir-sovenir untuk ayah, ibu, bibi Tutik, supir ayah. Dan tentu saja oleh-oleh yang pertamanya buat pembantu lama yang kini sudah tidak bekerja lagi dengan kita, saya berikan kepada Yanti. Ayah aku belikan topi cowboy dari kulit kangguru. Menurutku cocok untuk ayah, terutama disaat ayah sedang berkunjung di kebun apelnya. Ibu aku belikan kulit domba yang halus untuk hiasan lantai kamarnya. Supir ayah aku belikan korek api berlogokan kangguru dan kaos bergambarkan benua Australia. Sedangkan bibi Tutik dan Yanti, aku belikan 2 parfum lokal untuk setiap orang.

Yanti tampak hepi banget diberi oleh-oleh parfum dariku. Aku memang sengaja memilih parfum dengan botol yang unik, sehingga terlihat sedikit mahal.

Ayah dan ibu pulang dari kantor sekitar jam 6 sore. Malam itu bibi Tutik aku minta untuk memasak petai udang kecap favoritku. Aku melepas rindu dengan ayah dan ibu. Kami berbincang-bincang sampai larut malam. Tak terasa kami telah berbincang-bincang sampai jam 11 malam.

Kemudian aku berpamitan dengan ayah dan ibu. Badanku sangat letih. Aku sudah hampir 36 jam belum tidur. Aku tidak terbiasa tidur di dalam pesawat.

Sewaktu aku hendak menuju ke kamar tidurku, aku sempat berjalan berpas-pasan dengan Yanti. Melihat aku hendak berpas-pasan dengannya, Yanti langsung membungkukkan sedikit badannya sambil berjalan. Mata kami tidak saling memandang satu sama lain. Menurut tradisi kami, tidak sopan pembantu bertatap pandang dengan majikan saat berjalan berpas-pasan.

Malam itu, meskipun badan letih, aku masih belum langsung tidur. Aku sedang melihat-lihat photo-photoku dan teman-teman di Melbourne di handphoneku. Aku sempat kangen sedikit dengan Melbourne. Aku juga sempat berpikir mengenai Yanti, dan penasaran sekali bagaimana ibu bisa menemukan pembantu secantik Yanti.

Keesokan harinya aku bangun jam 10 pagi. Aku sudah tidak ingat sudah berapa jam aku tidur.

Suasana rumah sedikit hening. Ayah dan ibu sudah pasti balik ke kantor lagi. Aku memanggil-manggil bibi Tutik, dan tidak ada jawaban darinya. Tak lama kemudian Yanti muncul dari kebun belakang.

"Nyo Anton wis mangan? (tuan muda Anton sudah makan?)" tiba-tiba Yanti bertanya memecahkan suasana hening di rumah. Istilah 'Nyo' adalah kependekan dari 'Sinyo' (bahasa Belanda rancu) yang sering dipake di Jawa yang artinya tuan muda.
readmore »»  

Cerita Dewasa - ML dengan cewek Frustrasi

Cerita Dewasa - ML dengan cewek Frustrasi - Cerita Dewas, ML dengan wanita Frustrasi - Disebelah (pintu no2) tinggal seorang wanita muda sekitar 25 tahun bernama Desi tinggi 160 berat 50 kg yang bersuamikan seorang supir taxi tetapi sudah 7 tahun belum dikarunia seorang anak. Pintu no3 ditempati oleh seorang wanita 35 tahun tinggi 165 berat 60 kg yang sudah memiliki 2 orang anak 7 dan 5 tahun yang semuanya perempuan, ia bernama Ita. Nah, dari sinilah semuanya berawal.



Seperti biasa pada pagi hari semua penghuni bedeng sibuk dibelakang (mandi, mencuci). Perlu diketahui bahwa kondisi di rumah ini memiliki 5 kamar mandi terpisah dari rumah dan 2 buah sumur (air harus diangkat ke kamar mandi, maklum yang punya rumah belum punya Sanyo). Aku yang sudah terbiasa mandi paling pagi sedang duduk santai sambil nonton TV. Lagi asik nonton terdengar olehku gemercik air seperti orang sedang mandi. Mulanya sih biasa saja, tapi lama kelamaan penasaran juga aku dibuatnya. Aku mencoba melihat dari balik celah pintu belakang rumahku, dan aduh!! betapa kagetnya aku ketika melihat Mbak Desi yang sedang mengeringkan tubuhnya dengan handuk. Aku tidak tahu mengapa ia begitu berani untuk membuka tubuhnya pada tempat terbuka seperti itu. Mbak desi yang sedikit kurus ternyata memiliki payudara sekitar 32B dan sangat seksi sekali. Dengan bentuknya yang kecil beserta puting warna merah jambu untuk orang yang sudah menikah bentuknya masih sangat kencang.

Aku terus mengamati dari balik celah pintu, tanpa kusadari batang kejantananku sudah mulai berdiri. Sudah tak tahan dengan pemandangan tersebut aku langsung melakukan onani sambil membayangkan bercinta dengan Mbak desi ditempat terbuka tersebut. Semenjak hal itu, aku jadi ketagihan untuk selalu mengintip jika ada kesempatan. Keesokan harinya, aku masih sangat terbayang-bayang akan bentuk tubuh Mbak desi. Hari itu adalah hari minggu, dan aku sedikit kesiangan. Ketika aku keluar untuk mandi, aku melihat Mbak Ita sedang mencuci pakaian. Dengan posisinya yang menjongkok terlihat jelas olehku belahan payudaranya yang terlihat sudah agak kendor tapi berukuran 34B. Setiap kali aku memperhatikan pantatnya, entah mengapa aku langsung bernafsu dibuatnya (mungkin pengaruh film BF dengan doggystyle yang kebetulan favoritku). Kembali batang kemaluanku tegang dan seperti biasa aku melakukan onani di kamar mandi.

Dua hari kemudian terjadi keributan di tetanggaku, yaitu Mbak ita yang sedang bertengkar hebat dengan suaminya (seorang agen). Ia menangis dan kulihat suaminya langsung pergi entah kemana. Aku yang kebetulan berada disitu tidak bisa berbuat apa-apa. Yang ada dipikiranku adalah apa sebenarnya yang sedang terjadi. Keesokan harinya Mbak Ita pergi dengan kedua anaknya yang katanya kerumah nenek, dan kembali sorenya.

Sore itu aku baru akan mandi, begitu juga dengan Mbak ita. Setelah selesai aku langsung buru-buru keluar dari kamar mandi karena kedinginan. Diluar dugaanku ternyata aku menabrak sesuatu yang ternyata adalah Mbak ita. Keadaan waktu itu sangat gelap (mati lampu) sehingga kami saling bertubrukan. Menerima tubrukan itu, Mbak ita hampir jatuh dibuatnya. Secara reflek aku langsung menangkap tubuhnya. AduH! Tenyata aku tanpa sengaja telah menyentuh payudaranya. " Maaf.. Aduh maaf mbak, nggak sengaja" ucapku. " Nggak, nggak pa pa kok, wong saya yang nggak liat" balasnya.

Sejenak kami terdiam dikeheningan yang pada saat itu sama-sama merasakan dinginnya angin malam. Tanpa dikomando, tubuh kami kembali saling berdekatan setelah tadi sempat malu karena kecerobohan kami berdua. Aku sangat degdegan dibuatnya dan tidak tahu harus berbuat apa pada posisi seperti ini. Sepertinya Mbak ita mengetahui bahwa aku belum pengalaman sama sekali. Ia kemudian mengambil inisiatif dan langsung memegang kemaluanku yang berada dibalik handuk. Est ..est.. auw ..aku mengerang keenakan. Belum selesai aku merasakan belaian tangannya, tiba-tiba ujung kemaluanku terasa disentuh oleh benda lembut dan hangat. Mbak ita sudah berada dibawahku denagn posisi jongkok sambil mengulum kemaluanku. Aduuhh .. nikmatt.. terus .. Akh ..est .. Sekarang aku sudah telanjang bulat dibuatnya.

10 menit sudah kemaluanku dikulum oleh Mbak ita. Aku yang tadi pemalu sekarang mulai mengambil tindakan. Mbak ita kusuruh berdiri dihadapanku dan langsung kulumat bibinya dengan lembut. Est .. Ah ..uh ouw .. Ia mendesah ketika bibir kami saling berpagutan satu sama lain. Ciumanku sekarang telah berada pada lehernya. Bau sabun mandi yang masih melekat pada tubuhnya menambah gairahku. Est .. Ah .. teruss.. kepalanya tengadah keatas menahan nikmat. Kini tiba saat yang kutunggu. Handuk yang masih menutupi tubuhnya langsung kubuka tanpa hambatan. Secara samar-samar dapat kulihat bentuk payudaranya. Kuremas dan kukecup dengan lembut dan au ..est..nikmaat..teruss ..aow .., Mbak ita menahan nikmat.

Sambil terus mencicipi bagian tubuhnya akhirnya aku sampai juga didaerah kemaluannya. Aku sedikit ragu untuk memcicipi kemaluanya yang sudah sedikit basah itu. Seperti difilm BF aku mencoba mempraktekkan gaya melumat kemaluan wanita. Kucoba sedikit dengan ujung lidahku, rasanya ternyata sedikit asin dan berbau amis. Tetapi itu tidak menghentikanku untuk terus menjilatinya. Semakin lama rasa jijik yang ada berubah menjadi rasa ninkmat yang tiada tara. Est ..est ..teruuss ..tee..russ..auw ..nik, mat..mbak ita tak mampu menahan nikmat yang diterimanya dari jilatan mautku yang sesekali kuiringi dengan memasukkan jariku ke liang senggamanya. "Mbak mau .. kelu..ar ahh" racaunya.
Tanpa kusadari tiba-tiba keluar cairan kental dari vagina nya yang belakangan kutau bahwa itu adalah cairan wanita. Aku belum berhenti dan terus menjilati kemaluanya sampai bersih.

Puas aku menjilati kemaluannya kemudian langsung aku angkat ia kedalam rumahnya menuju kamar tidurnya. Aduh .. benar-benar tak habis pikir olehku, wanita segede ini bisa kuangkat dengan mudah. Sesampai dikamarnya aku langsung terbaring dengan posisi terlentang. Mbak ita tanpa diperintah sudah tahu apa yang kumau dan langsung mengambil posisi berada diatasku. Oh ..ya pembaca, bahwa batang kemaluanku standar-standar saja untuk orang Indonesia. Aku yang berada dibawah saat itu sengaja tidak berbuat apa-apa dan membiarkan Mbak Ita mengambil inisiatif untuk memuaskanku.

Mbak Ita langsung memegang kemaluanku dan mencoba memasukkannya kedalam liang senggamanya. Blues..bleb.. tanpa hambatan batang kejantananku tenggelam seluruhnya kedalam liang kenikmatan Mbak Ita. Est..es..auw..oh..ah..aku hanya terpejam merasakan kemaluanku seperti diperas-peras dan hangat sekali rasanya. Aku tak menyangka bahwa kenikmatan bersenggama dengan wanita lebih nikmat dibanding dengan aku beronani. Mbak Ita mulai menggenjot pantatnya secara perlahan tapi pasti. Ah..ah..ah..oh..oh..nik..maatt..ahh.. Mbak Ita terus melakukan gerakan yang sangat erotis. Desahan Mbak Ita membuatku semakin bernafsu ditambah dengan payudaranya bergoyang kesana-kemari. Rupanya aku tak bisa lagi tinggal diam. Aku berusaha mengimbangi genjotan Mbak Ita sehingga irama genjotan itu sangat merdu dan konstan. Tangankupun tidak mau kalah dengan pantatku.

Aku berusaha mencapai kedua payudara yang ada didepan mataku itu. "Wah ..indahnya pemandangan ini" ucapku dalam hati. Tidak puas dengan hanya menyentuh payudara Mbak Ita, aku langsung mengambil posisi duduk sehingga payudara Mbak ita tepat berada didepan wajahku. Kembali aku melumat putingnya dengan lembut kiri dan kanan bergantian. Ahh..ah ..ah..oh.. Est..ss Mbak ita kelihatannya tak tahan menahan nikmat dengan perlakuanku ini. Lama kelamaan genjotan Mbak Ita semakin cepat dan aku..a..ku.. kee..luuarr..ahh..ohh..nikmaatt Mbak ita akhirnya mencapai klimaks yang kedua kalinya. Aku yang belum apa-apa merasa kesal tidak bisa klimaks secara bersamaan. Akhirnya aku meminta Mbak Ita untuk kembali mengulum kemaluanku. Mbak Ita yang sudah mendapat kepuasan dengan semangat mengulum dan menjilati kemaluanku. Est..est..ahh..oh ucapku ketika Mbak Ita semakin mempercepat kuluman dan kocokannya pada kemaluanku. Sepertinya ia ingin segera memuaskanku dan menikmati air kejantananku.

Selang 10 menit ah..auw..oh..nik..maatt..oh.. crot..crot..crot..semua air maniku tertumpah diwajah Mbak Ita dan diseluruh tubuhnya. Saat itu Mbak Ita tidak berhenti kulumannya dan menjilati seluruh air jantan tersebut. Aku sangat ngilu dibuatnya tapi sungguh masih sangat nikmat sekali.

Setelah merasakan kepuasan yag tiada tara kami langsung jatuh terkulai diatas kasur. Mbak Ita tampaknya sangat kelelahan dan langsung tertidur pulas dengan keadaan telanjang bulat. Aku yang takut nanti ketahuan orang lain langsung keluar dari kamar tersebut dan mengambil handukku menuju rumahku.

Ketika aku baru akan keluar dari rumah Mbak Ita, alangkah terkejutnya aku ketika dihadapanku ada seorang wanita yang kuduga sudah berdiri disitu dari tadi dan menyaksikan semua perbuatan kami. Eh..mm..mbak..mbak ..Desi..ternyata ia tidak lain adalah Mbak Desi. "Permisi mbak, aku mau masuk dulu" ucapku pura-pura tidak ada yang terjadi. Sambil berjalan tergesa-gesa aku langsung menuju rumahku untuk menghindari introgasi dari Mbak Desi. Tiba-tiba "tunggu!!" teriak Mbak Desi. Aku langsung panas dingin dibuatnya. "Jangan jangan ia akan melaporkanku ke Kepala Desa lagi" ucapku dalam hati." Aduuhh gawat nih, bisa-bisa cuci kampung" pikirku. " A..a..ada apa ya mbak" balasku. Mbak Desi langsung mendekatku dan berkata " kamu akan aku laporkan kesuami Mbak Ita dan kepala desa atas apa yang telah kamu lakukan" ucap Mbak Desi. " Ta..tapi kami melakukannya atas dasar suka sama suka Mbak " balasku dengan perasaan sedikit cemas. Tiba-tiba " ha..ha..ha..ha.. " Mbak desi tertawa.

Aku semakin bingung dibuatnya karena mungkin Mbak desi punya dendam dan sekarang berhasil membalaskannya. " Nggak usah takut, pokoknya sekarang kamu tetap berdiri disitu dan jangan sekali-kali bergerak ok!" usulnya. "Mbak mau melaporkan saya atau takut saya lari" ucapku semakin bingung. Tanpa bicara lagi Mbak Desi semakin mendekatiku. Setelah tidak ada lagi jarak diantara kami tangan Mbak Desi langsung melepas handuk yang kugunakan tadi sehingga aku kembali telanjang bulat."Mbak jangan dikebiri ya.." ucapku."Nnggak..nggak pa pa kok" balasnya. Mbak Desi ternyata langsung berjongkok dan mulai mengocok kemaluanku.

Ah..ah..oh..oh.. aku yang tadi lemas kembali bergairah dibuatnya. Belum lagi aku selesai merasakan nikmatnya kocokan lembut dari tangan Mbak Desi, aku kembali merasakan ada benda lembut, hangat dan basah menyentuh kepala kemaluanku. Aku langsung tahu bahwa itu adalah kuluman dan jilatan dari mulut Mbak Desi setelah tadi aku merasakannya dengan Mbak Ita. Kuluman dan jilatan Mbak Desi ternyata lebih nikmat dari Mbak Ita. Aku bertaruh bahwa Mbak Desi telah melakukan berbagai macam gaya dan variasi dengan suaminya untuk memperoleh keturunan. Estt..ah..oh..oh..aduhh..auw.. desahku menahan hebatnya kuluman Mbak Desi. 15 menit sudah acara kulum-kuluman itu dan sekarang Mbak Desi telah berganti posisi dengan menungging. Pantatnya yang kecil namun berisi itu sekarang menantangku untuk ditusuk segera dengan rudalku. "Ayo..cepetan..kamu sudah lama menginginkan ini kan..Mbak tau kamu sering ngintip dari celah pintu itu..ayoo masukkan dong" ucapnya dengan mesra.

Aku jadi malu dibuatnya bahwa selama ini ia tahu akan perbuatanku. Tanpa pikir panjang aku langsung mencoba memasukkan batang kemaluanku ke liang kenikmatan Mbak Desi. "Aduh!!" meleset pada tusukanku yang pertama. Aku kembali mecoba dan bluess..akhirnya aku berhasil juga. "Gila nih perempuan "pikirku, "ternyata lubang kemaluannya masih sempit sekali" ucapku. Perlahan aku coba menggoyangkan pantatku mau-mundur. Ah.ah..ahh..oh..oh..oh..ah.. Mbah Desi mulai mendesah menahan nikmat. Aku semakin mempercepat goyanganku karena memang ini adalah gaya favoritku. "Ayo..teruuss..ayo.." teriakku memberi semangat". Ah..ah..ah..oh..desah Mbak Desi semakin terdengar kencang. Melihat payudaranya yang bergelantung dan bergoyang-goyang membuatku ingin mewujudkan impianku selama ini. Sambil terus menggenjot Mbak Desi aku berusaha mencapai payudaranya. Kuremas-remas dengan garangnya seolah meremas santan kelapa. Aw..sakiitt..adu..hh..ah..ah.. Mbak Ita tak tahan akan perlakuanku. Aku tidak memperdulikannya dan tetap menggenjot dengan cepat.

Kemudian aku mengganti posisi dengan menggendong Mbak Desi didepanku. Bluess.. Kembali batang kejantananku kumasukkan kedalam liang senggamanya. Ahh..ah..ah..ah..desah Mbak Desi menahan nikmat. Kulumat bibir dan kuciumi seluruh leher dan kukecup kedua puting susunya yang merah itu. Adu..nikkmatt sekaalii ah..ah..ah..oh..oh.. Mendapat perlakuan demikian bertubi-tubi akhirnya Mbak Desi tak sanggup lagi menahan klimaksnya "Keeluuarr ..mau..ke..lua..rr akhirnya Mbak Desi mencapai klimaksnya. Aku yang sedikit lagi juga hampil finish semakin menggenjot dengan cepat."Blep..blep..blep..bunyi hentakan sodokan antara kemaluanku dan kemaluan Mbak Desi yang sudah sangat basah tersebut. Tidak lama kemudian aku merasakan ada denyut-denyut di ujung batang kemaluanku dan:"Crot..crot..crot..tumpahlah seluruh iir maniku kedalam liang senggamanya.

Setelah itu kami berciuman sambil merasakan sisa-sisa nikmat yang ada dan kembali kerumah masing-masing. Keesokan harinya ketika bertemu, kami seolah-olah tidak merasakan sesuatu terjadi. Pembaca sekalian rupanya Mbak Ita tidak mau lagi berbicara denganku semenjak kejadian itu tapi aku terkadang masih melakukan hubungan sex ini hanya dengan Mbak Desi saja ketika saya sedang ingin atau ia sedang sangat ingin melakukannya. Sekarang saya sudah selesai kuliah dan tidak lagi tinggal dibedengan itu.

TAMAT
readmore »»  

Hot Pics - Avi Narsis Pamer Toket



readmore »»  

Hot Pics - Lonte Lokal Yang Amoy





readmore »»  

Hot Pics - Foto Hot ABG Cantik Putih Mulus


















readmore »»  

Cerita Dewasa - 2 Hari Yang Penuh Birahi

Saat itu aku masih duduk dibangku SMU, dipenghujung kelas 2 saat libur panjang sekolahku mengadakan rekreasi ke pulau dewata dan aku adalah salah satu panitia sebagai perwakilan siswa. Waktu itu ada kebijakan dari sekolah bahwa para siswa dan siswi busnya berbeda tidak bercampur atau per kelas, maklum teman-teman seangkatanku otaknya mesum semua. Hehehee.....
Akupun mengatur nama2 penumpang untuk setiap bus, aku kelompokkan siswi yang cantik, seksi, manis dan yang aku anggap menarik dalam 1 bus sesuai nomer yang tertera dikursi. Ideku ini mendapat angin segar soalnya, sebagian besar dari pacar mereka malah menitipkan untuk menjaga doinya dengan berbagai macam alasan. Lagian para cowok2 itu aku buatkan acara sendiri, berkaraoke bersama dengan ditemani 1krat Bir B*ntang.
Aku mengambil kursi yang berderet 3, buat doiku Ida, aku ditengah dan Nia disebelah kananku. Nia adalah cewek yang sangat bohay, berjilbab, sangat liar dan agresif kalau udah horny tapi sangat takut gelap...kata Yusuf cowoknya Nia. Jujur aku sangat penasaran ingin menggantikan Yusuf. Sekitar jam 22:30 kami diminta mematikan lampu dan tidur agar besok bisa fresh... setengah jam kemudian semua sudah tertidur, kecuali Nia yang tampak gelisah gak bisa tidur. “pasti dia sekarang lagi gelisah gak bisa tidur....gumamku dalam hati, tapi aku pura2 tidur. Tiba2 tanganku ada yang menarik, tanganku dipeluk seperti guling dan ada yang bersandar dipundakku.....ternyata itu Nia.
“Oohhh....togenya begitu mengganjal tanganku....telapak tanganku dijepit oleh kedua pahanya yang hanya memakai celana pendek....aku sangat menikmatinya sambil terus berpura2 tidur. Aroma tubuhnya sangat menggugah birahi.....aku menengok ke kiri, aku melihat doiku sudah pulas tidurnya. Aku memberanikan diri dan pelan-pelan mengelus pahanya yang halus dan mulus, jantungku berdebar-debar tak tentu....Hhuuuuhhhh ada satu ragu yang terselip dihati tapi ada berjuta sensasi yang aku nikmati. “masa bodoh ajalah, masa nolak rejeki...pikirku dalam hati.
aku semakin nekat dengan menekan lenganku ke togenya....dan menggesek-gesekanya.....
“kamu gak tidur ya Dith.... tanya Nia mengejutkan aku.
‘ooo...iya, Acnya terlalu dingin aku gak bisa tidur....kamu belum tidur juga?? Tanyaku balik.
“masa sih, kamu kan bisa meluk yayang (Ida) kamu.... kalau aku kan gak ada yang dipeluk Dith! ? katanya dengan berbisik.
‘tahu sendiri kan? Doi dari tadi juga udah tidur....kalau mau, kamu boleh kok pinjem tanganku seperti yang tadi.... tawarku padanya.
“kok tahu, kamu tadi pura2 tidur ya?? Berarti kamu sengaja ya? Tanya Nia sambil mencubit perutku.
“aduh...sakit tahuuu..... aku kan dititipin Yusuf buat menjaga kamu, termasuk menjaga kamu dari kedinginan juga, mungkin..... kataku sambil bercanda.
‘emang aku barang???? Enak aja dititipkan.... kalau Ida tahu bagaimana??? Tanya Nia yang mulai terpancing omonganku.
“.....enggak laaahh....asal kamu gak berisik Ida dan Yusuf gak mungkin tahu ta....
Tiba-tiba tanganku ditarik lagi dan kembali dipeluk dengan eratnya, lebih nyaman dari yang tadi. Akupun lebih nyaman dan aman mengelus pahanya sambil sesekali mencolek memeknya. Nia diam saja, akupun bingung dibuatnya.....takut membalas belaianku atau menghayatinya? Tanyaku dalam hati. Aku semakin penasaran dan ingin membuktikan kalau Nia adalah cewek yang agresif, pelan2 aku masukkan jari telunjuk ke sela celananya....OOOOUUUCCHHHH kurasakan Cdnya yang hangat dan menghangatkan darahku. Aku tekan2 dan elus Cdnya dengan pelan....tiba2 Nia menggigit lenganku kemudian berbisik....”kamu yang mulai ya? Jangan salahkan aku kalau ketahuan.....
Tangan Nia mulai bergerilya diseputar kontolku yang masih terbalut celana, jantungku berdetak semakin cepat secepat nafsuku yang memburu......
“buka aja resletingnya, sempit banget nich....pintaku.
“heem,,,,jawabnya singkat sambil membukanya pelan2 dan menarik kontolku dari dalam CD.
‘gede banget Dith, kaya punya bule2 di bokep.....tanya Nia dengan terkejut.
“mainin aja kaya di bokep yang biasa kamu tonton....pintaku.
Tanpa menjawab Nia pun membungkukkan badan dan langsung mengecup ujungnya, menjilat dan menghisapnya dengan penuh nafsu. Akupun membalas dengan memasukkan jariku kedalam CDnya,.....Aaaaauugghhhh....ternyata memeknya udah basah dan licin, sangat enak untuk dikocok apalagi akurasakan memeknya gundul seperti abis dicukur.
“aaaa......mmmmmmmm....gumamnya lirih karena mulutnya tersumbat kontolku.
“diam dong....jangan berisik!!! Bisikku sambil menciumi belakang telinganya.
Aku coba memasukkan 2 jari tapi sepertinya masih sempit, aku terus berusaha karena kalau udah melar pasti kontolku bisa masuk....pikirku. aku putar2 jariku sambil terus memasukkannya, hingga beberapa saat kemudian setengah jariku masuk memeknya..... kurasakan ada semprotan hangat yang menandakan dia sudah klimaks, aku pun terus mengocoknya dengan 2 jari. Pantatnya begitu gelisah hingga bergerak2 tak karuan sambil menggigit kontolku dengan bibirnya.
Uuuuuhhhhh.....nikmatnya kesempatan dalam kegelapan.......
TAPI....tiba2 bus berhenti mendadak, kamipun tersentak kaget dan melepaskan diri dari dekap kenikmatan. Kami cepat2 merapikan celana masing2......ternyata radiator bus bermasalah dan akan diperbaiki. Sopirnya mempersilahkan kalau2 ada yang mau turun untuk beli minum atau lainya. Otak kotorku pun tersenyum mendengar itu......
“.....kita lanjutin di bawah yuk?? Pintaku pada Nia.
‘tapi....
“udah tenang aja pasti nanti menemukan tempatnya...... aku menyala Nia sebelum sempat melanjutkan kata2nya. Akupun membangunkan Ida untuk meminta izin mengantar Nia membeli obat masuk angin, dengan keadaan yang setengah tidur Ida meng iyakan saja. Kamipun turun dan berjalan kearah pertokoan yang berjarak sekitar 400 meter ke utara arah Situbondo, agar yang melihat kami tidak menaruh curiga. Akhirnya aku menemukan tempat yang tepat, ada sebuah warung kosong yang tidak ada pintunya. Aku menarik Nia masuk kedalam warung tersebut, dan langsung merebahkan tubuhnya di kursi bambu yang lumayan lebar.
“Dith....jangan berlebihan gini dong, aku belum pernah lebih dari ini!!! Serunya dengan takut yang bergelayut.
‘Nia cayaaaaank....gak apa2 kok, aku bawa kondom kok....jadi pasti aman, anggap aja kontolku itu jari....tapi yang pasti jauh lebih nikmat....please! bujuk ku sambil menciumi lehernya.
Nia Cuma diam tanpa jawaban pasti.....
“buruan ya, waktunya mepet nich.....Cuma bentar kok..... rayuku sambil tanganku pelan2 porotin celana dan Cdnya. Aku rentangkan pahanya dan aku langsung menjilati memeknya.....sambil mengocoknya dengan 2 jari. Nia hanya mendesis menahan geli dan nikmat....MMmmmmmmmm...
Aku arahkan kontolku ke mulutnya dan mengoyangkannya maju-mundur.....setelah aku rasa cukup llicin aku coba masukkan kontolku ke dalam memek...susah banget, masih rafet dan mefet....
Aku tekan....pelaaannnn....peeelaaannnn.....dan teruuuuuussss.......
AAAAaaaaaaccchhhhhhhhhhh......teriaknya sambil menjambak rambutku melampiaskan sakit dan nikmat yang beradu. Aku tak menghiraukannya, malah mempercepat goyanganku.....
Aaahhhh.....aaahhhh....aaahhhhhh....aaaaahhhhhh... .desahnya dengan cepat.
Udah dong Dith,.....sssaaaaakiiiiii....iiiittttt......perih banget niiiiccchhh....gumamnya sambil meringis.
“sakit banget....kamu gak pakai kondom ya??? Tanya Nia
‘pakai kok....jawabku singkat, padahal aku gak memakai kondom. Sayang aja kalau merawanin cewek se bohay Nia pakai kondom, meskipun aku membawa.
“UuUUuuuuuhhhhh....nikmat banget Dith, lebih cepat lagi ya??? Rengeknya
Akupun menggenjot dengan goyangan yang liar dan kuat hingga 24cm kontolku benar2 terbenam dalam genangan memeknya.
Setelah setengah jam kami bergulat dengan nikmat, aku alihkan kontolku ke mulutnya.... Nia pun menghisapnya kuat2 sambil mengocoknya dengan bertubi2......
AAAAaaaagghhh....OOOouuuuchchchchhhhh....aku gak tahan nich....desahku.
Aku tahan kocokannya dan memasukkan kontolku hingga mentok ditenggorokannya dan akhirnya....
CROT.....CROOOOOTTTT.....CROOOO......OOOOOOOTTTTTT ......
Spermaku meluncur deras ketenggorokannya bahkan sebagian keluar dari hidungnya saat Nia tersedak.....
Kamipun membereskan pakaian dengan nafas yang masih terengah-engah, buru2 kembali ke Bus. Di dalam bus kamipun biasa aja seperti tidak terjadi apa2, Cuma ada sepatah kata yang keluar dari bibirnya yang seksi...... THANK YA Dith, udah mengantar aku.....ke syuuuurrga.....
Ternyata ini baru awal dari “wisata birahi” yang aku gapai di pulau Bali.....sungguh BALI BAGUS.....
Pagi itu setelah menikmati matahari terbit, tiba2 birahiku bangkit dan tanpa basa-basi aku ajak Ida mencari motel untuk sekedar menumpahkan sperma.... kamipun menyewa kamar yang bertarif per jam, dan tanpa membuang waktu aku langsung menggendongnya ke tempat tidur....
Emuach....emuacccchhhh.....eeeemmmmuuaaachhh.... kami berciuman dengan penuh nafsu, seakan ini adalah bulan madu kami. Secepat kilat pakaian kami sudah berserakan dilantai kamar....
Kami mengambil posisi 69 dan saling memainkan apa yang tersaji....aku hisap memeknya dan memainkan lidahku di dalamnya. Hmmmm....nikmat banget, andai saja Nia juga ada disini” aku berimaji liar.
“masukin aja ya....pintanya dengan genit.
Akupun memasukkan kontolku dari belakang, dengan gaya doggy style begini aku leluasa bergoyang dan menari menyemai kenikmatan. Zleb....zleebbbbb.....ZLEBBB....ZLEEEEBBBBBB.....
Suara gesekan memek dan kontolku terdengar begitu becek dan keras.....
AAAAhhhhh.....OOOOOhhhhhhh.....UUUcccHHhhhhhh....t eriaknya dengan keras.
Akupun semakin bersemangat, aku balikkan tubuhnya hingga berada diatasku dengan tanpa melepaskan kontolku dari memeknya. Ida pun bergoyang ngebor, memberikan nikmat yang teramat sangat....kontolku diputar2 dan maju-mundur....
1 jam telah berlalu, aku rasakan memeknya klimaks sampai 2x, dan akhirnya spermaku seakan2 sudah diujung kontolku.....
OOOOOooooohhhhhh....CRUUOOOOOTTTT.....CRROOOOOOOOO OOOTTTTTTTTTTTT.....
Spermaku membasuh memeknya dengan penuh kehangatan dan kenikmatan yang tiada tara. Kamipun cepat2 beradaptasi dan menyusup kedalam rombongan lainya. Tanpa sengaja aku melihat wajah Nia yang cemburu seakan tak rela Ida menikmati kontolku. Tapi aku diam saja tidak aku tegur karena ada Yusuf disampingnya.
Malam harinya waktu di hotel tempat kami menginap, aku mendatangi setiap kamar dan mengabsen siapa penghuninya. Hingga aku tiba di Room 99, di kamar Anita, Dewi dan Yuli mereka adalah adik kelasku.... tanpa mengetuk, aku langsung membuka pintu kamarnya yang tidak terkunci.....
Tanpa aku duga ternyata mereka memutar film bokep yang mereka pesan dari OB hotel. Kami sama2 terkejut....dan saling pandang....
“hayo0....nonton apa itu? Tanyaku mengejutkan mereka.
‘eehhh...anu kak....ini....Yuli kak... kata dewi dengan gugup.
‘enggak kak.... kata Yuli sambil menggelengkan kepalanya.
‘begini kak...kemarin kami kan gak sengaja melihat kakak dengan mbak Nia....di warung itu.... tiba2 Anita memotong pembicaraan.
“maksudmu.....apa??? tanyaku dengan tegas.
‘iya kak, kami gak sengaja mendengar suara orang mendesah, waktu kami membeli camilan saat bus mogok kemarin.... kata Dewi dengan polosnya.
“terus apa hubunganya dengan kalian, itu kan urusanku??? Kenapa juga nonton gituan? Aku coba mengalihkan pembicaraan dengan menyalahkan mereka.
‘sebenarnya....kami sangat mengagumi kakak dan kami lihat hampir semua cewek disekolah ngefan banget ama kakak....tapi kakak tetap setia ama Mbak Ida....tapi ternyata kakak ama Mbak Nia..... sambung Dewi.
“udahlah....jangan berlebihan, kita urusin urusan masing2 aja.....jangan ceri pada siapapun dan aku tidak akan menceritakan ini juga... aku terus mengalihkan pembicaraan.
“udah kalian lanjutin aja, tapi kunci pintu kamar kalian......sambungku sambil melangkah keluar.
‘kak...tunggu kak.....Anita mengejarku coba menahan langkahku.
“kenapa lagi Nit.... tanyaku dengan Tegas.
‘mmm....temani kami nonton ya Kak???? Kata Nita dengan malu-malu.
“apa....kenapa aku harus menemani kalian?? Beri aku satu alasan saja..... aku balik bertanya pura2 jual mahal padahal aku senang banget.
“ajari kami ya kak.... celetuk yuli dengan spontan.
Aku mengangguk aja dan setelah menengok kanan-kiri aman aku mengunci pintu dan bergabung dengan mereka bertiga di kasur. Saat itu mereka nonton Aladin XXX..... awalnya kami hanya diam saja konsentrasi nonton bokep yang ceritanya mirip juga dengan kami...Aladin bercinta dengan 3 wanita yang cantik2.
“enak banget ya....jadi aladin, bisa ditemani 3 bidadari.... kataku memancing pembicaraan.
‘ini kakak kan sudah ditemani 3 bidadari juga.... jawab Dewi.
“tapi kan berbeda.....mereka kan bugil???? Jawabku seenaknya.
Tiba2 Dewi berdiri, membuka jilbabnya dan baju tidurnya....udah kan kak??? Katanya.
Aku benar2 terperanga pada kenekatan dan tubuhnya yang muluuuusss..... paling mulus diantara beberapa cewek yang pernah aku tiduri, akupun langsung menariknya kedalam pelukanku. Tanpa memikirkan Anita dan Yuli aku langsung menciumi setiap jengkal tubuhnya....
Emuach....emuach....emuaaaaaacchh.....dari bibirnya.....turun ke leher.....toketnya....teruuuuussss kebawah aku jilati memeknya yang sudah basah menghayati bokep.
‘aahhh....iya kak, enak banget....pantesan banyak yang mau dengan kakak......desahnya sambil memuji kepandaianku menyajikan kenikmatan.
“Oh my God...benar2 memek yang istimewa, masih sangat sempit dan merah merekah...pikirku, aku terus merangsangnya dengan ciuman di paha dan memek, meremas toketnya dan memainkan putingnya sambil pelan2 mengocok memeknya.....
“aduh kak.....kok sakit.....katanya sambil nyengir.
Aku cuekin dan semakin cepat mengocoknya.....tanpa aku sadari siap, yang pasti ada yang menciumi aku dari belakang dan menghisap kontolku dari balik resleting celana.... maklum hanya ada cahaya dari monitor TV aja.
Benar2 dahsyat bercinta dengan trio angels,...aku tiduran dengan terlentang....Anita menghisap kontolku....Dewi menggigit dada dan membelai-belai tubuhku.....Yuli menciumi aku dengan penuh gairah...
Hemmmm....muah....emuah...emuah.....tidah kami bertaut dan saling memilin erat.
Nafasku memburu, menahan nikmat di berbagai penjuru tubuhku.....
Aku lihat Dewi, mengambil alih kontolku, menggesek-gesekan ke memek dan mencoba memasukanya dengan susah payah.....dewi menekan dengan mata terpejam, menahan perih... jujur sebenarnya aku juga merasa sakit, kontolku sampai bengkok menehan tubuhnya yang menekan. Akhirnya masuk juga....sesaat kemudian aku rasakan darah perawanya...melumuri kontolku.
Ahhh....ah....ahh....aaahhh.....desahnya mulai menikmati goyanganku.
“udah enak kan kan Wi??? Bisikku sambil mempercepat laju kontolku yang sudah leluasa bergoyang.
Aku arahkan jariku ke kiri (Yuli) dan ke kanan (Anita) mengelus dan memainkan memek mereka....
Aku merasakan memek Yuli yang tembam sudah sangat becek....akupun memintanya menggantikan Dewi bertahta atas kontolku.....dan benar saja, ZLEB....ZLEEEBBBBB.....Yuli mulai menggoyang kontolku....sepertinya Yuli udah pernah ML....soalnya kontolku yang ssegede ini gak terlalu susah menusuk kedalam.
Aaahhhh....ahhhhh....OOOuuuuuhhhhh....aku mendesah dengan keras saat Yuli bergoyang memutar. Diam2 Anita dan Dewi sedang bercinta sendiri disampingku.....mereka kelihatan terbiasa berlesbi ria...karena mereka memang tinggal dalam 1 kost.
OOOOooohhhh.....aku gak tahan Yul, aku hampir keluar nich....kataku.
Karena takut hamil dia pun buru2 mencabut kontolku dari memeknya....dan tanpa komando dia langsung melahap kontolku dengan buas....menghisap ujungnya dan mengocoknya dengan cepaaaattttt.....akhirnya,....CROT...CROOOTT....CR RROOOOOOOOOOOOOOOTTTTTTTT............
Spermaku memenuhi mulutnya, walau awalnya Yuli ingin muntah tapi akhirnya dia menelan semua spermaku...menjilati yang tercecer di jembut dan terus mengulumnya.
Tanpa memberi waktu untuk aku beristirahat, anita mengambil alih kontolku.....
“aku belum kak....rengeknya memanja
‘mainkan aja, pasti akan tegak lagi....jawabku.
Dan benar, Anita mulai memainkan kontolku di bantu Dewi dan Yuli....aku dikeroyok oleh 3 bidadari yang sangat liar. Dalam hitungan menit, kontolku menegang dan tanpa membuang waktu Anita memasukkanya kedalam memeknya yang dari tadi mengantri.....
OOOuuuhhhh....hemmmmm......langsung goyang cepat ya kak....pintanya.
Akupun menggoyangnya dengan cepat....lebih cepat....lebih dalam....terus....dan teruuuusss.....
Aku melihat darah perawanya menetes dari sela-sela memeknya.....tapi kenapa dia gak kesakitan ya??? Tanyaku dalam benak....ah masa bodoh....biarin aja.....
Dewi dan Yuli merebahkan tubuhnya dalam dekapanku, sambil memainkan toge anita yang bergerak tak beraturan.....Ayo Nit...lebih cepat lagi, jangan ditahan....kata Yuli.
Anita semakin cepat dengan goyangan2 yang liar.....aku hanya memejamkan mata menikmati goyangan Anita, cumbuan Dewi dan ciuman Yuli dileherku....sangat nikmat rsanya!!!!!
Setengah jam kemudian, aku tak kuasa menahan nikmat....akhirnya.....
CROT....COOOTTT...CROOOOTT....untuk yang kedua kalinya, didalam memek anita....
Anita hanya pasrah saja, tubuhnya melunglai diatasku....kami berempat berpelukan dengan kontolku yang masih menancap dimemek anita....tahu kenapa, udah 2x crot tapi masih menegang. Tanpa sadar kamipun terlelap.... jam 5pagi, aku terbangun dan berjalan mengendap2 meninggalkan mereka bertiga dalam selimut. Setelah semua itu kami (Nia, Dewi, Yuli dan anita) melanjutkan rekreasi di pulau Bali dengan pasangan masing2. Namun dikemudian hari kami tetap sesekali backstreet-an untuk sekedar berbagi nikmat. Sungguh itu adalah sensasi yang tak akan pernah terganti.......
readmore »»  

Foto BB17 - Mau Mandi Foto Dulu Aaahh !










readmore »»  

Foto BB17 - ABG Muda Toketnya Gede Banget





readmore »»  

Foto BB17 - ABG Suka Foto Pose Tunjukin Toket





readmore »»  

Foto BB17 - Model Hot Toketnya Bagus








readmore »»