Sesama Wasit Ikut Pertanyakan Kartu Merah Nani

Kemenangan Real Madrid 2-1 atas Manchester United pada leg 2 babak 16 besar Liga Champions semalam diselimuti kontroversi. Wasit Cuneyt Cakir mengacungkan kartu merah untuk Nani dan mengubah jalannya pertandingan.

Keputusan itu dikecam oleh sesama wasit. Apalagi, Cakir terkenal kejam kepada pemain Inggris dibuktikan dengan pernah lima kali memberi kartu merah.

MU bermain lebih efektif dan mencetak gol lebih dulu setelah bek Madrid, Sergio Ramos, malah memasukkan bola ke gawang sendiri di menit 48. Namun, sebuah keputusan kontroversial tercipta di menit ke-57.

Gelandang MU, Nani, terlibat perebutan bola dengan Alvaro Arbeloa. Pria Portugal itu mengangkat kaki terlalu tinggi dan menghujam rusuk Arbeloa, yang berusaha memotong bola dengan dada.

Kedua pemain tergeletak sambil mengerang kesakitan di atas rumput Old Trafford. Saat Nani berdiri dan terlibat perdebatan dengan Mesut Oezil, secara tiba-tiba wasit menarik kartu merah dari kantongnya.

Manajer MU, Sir Alex Ferguson, sampai langsung turun ke pinggir lapangan tak lama usai keputusan itu dibuat. Protes pelatih veteran itu berlanjut sampai menolak muncul pada sesi jumpa pers.

Kemarahan itu bisa dimengerti karena keputusan wasit dinilai terlalu keras. Nani dinilai hanya pantas diganjar kartu kuning, tidak sampai diusir dari lapangan. Hasilnya, MU tersingkir setelah dua kali kebobolan 10 menit setelah Nani diusir, serta 3 menit kemudian.

Keputusan kontroversial itu juga ikut dikecam oleh mantan wasit La Liga, Juan Andujar Oliver. Menurut pengadil selama 33 tahun itu, kartu merah terlalu berlebihan karena tidak ada faktor kesengajaan.

"Nani sedang melihat bola di udara dan tidak melihat datangnya Arbeloa. Pemain Portugal itu mengangkat kaki terlalu tinggi dan mengenai dada Arbeloa. Kartu merah wasit Turki ini mengejutkan semua orang. Alex Ferguson sangat marah dan tidak percaya," ujar Andujar pada Marca TV.

Keputusan ini tidak hanya mengejutkan pihak MU. Jose Mourinho pun menilai Nani hanya pantas diganjar kartu kuning. Pada pertengahan laga, Mou sempat berbicara kecil dengan Fegie di sisi lapangan membahas masalah tersebut.

Setelah keputusan itu, Madrid berhasil membalikkan keadaan lewat sepakan akurat Luka Modric dan sontekan Cristiano Ronaldo. Madrid lolos ke 8 besar dengan keunggulan agregat 3-2, setelah leg 1 di Santiago Bernabeu berakhir 1-1.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...